Pengelompokkan produk secara
garis besar, ada produk food, fresh, kosmetik,fashion dan sport. Pada
pembahasan yang pertama ini akan dibahas tentang produk yang di supermarket
yang meliputi beberapa bagian berikut ini.
a.Produk Food
Produk food, yaitu meliputi semua
makanan dan minuman , khusus makanan ringan (snack) yang banyak dikonsumsi oleh
anak anak.
1. Milk dan milk product (susu
untuk bayi sampai dewasa)
2. Biskuit (sejenis wafer dan
cracker)
3. Drink (jenis minuman
berenergi, obat, soda, atau jus)
4. Canned food (makanan yang
diawetkan dalam kaleng, seperti sarden, corned, dan sebagainya.)
5. Snack (makanan ringan,
termasuk hasil industri rumah tangga, misalnya kerupuk, kacang – kacangan, dan
sebagainya.)
6. Seasoning (aneka macam bumbu
masak lokal, nasional, dan internasional).
7. Local basic (sembilan bahan
pokok atau sembako, seperti beras, telor, minyak dan sebagainya)
8. Bakery (roti tawar, roti manis
dan sebagainya)
9. Baking needs( jenis – jenis
bahan untuk pembuatan kue, seperti ovelet, pernifan, TBM dan sebagainya).
10. Candies dan chocolate (permen
dan coklatnya)
11. Noodles (Mie dan sejenisnya)
12. Breakfast( untuk sarapan
minum seperti kopi, teh, sereal dan sebagainya)
13. Cooking oil (minyak goreng
seperti sania, bimoli, avena dan sebagainya)
14. Syrup (minuman sari buah
seperti sirup ABC, marjan,dan sebagainya)
15. Dry goods (Makanan yang
diawetkan dengan cara dikeringkan seperti ikan asing, kacang tanah, kacang
kedelai, dan sebagainya)
16. Ciggarette (rokok)
Jenis barang food yang di
supermarket telah ditentukkan berdasarkan pembagiannya dan sifatnya. Sifat
produk food adalah perbedaan sifat atau karakter antara barang satu dengan
lainnya, pada departemen yang sama, misalnya perbedaan sifat drink dan biskuit,
yaitu bersifat minuman dan makanan yang sama ada pada departemen produk food.
b. Produk Fresh
Produk fresh tersebut dikelola
oleh departemen fresh. Adapun yang dimaksud dengan departemen fresh adalah
bagian dari supermarket yang menyediakan produk berupa bahan makanan yang masih
segar ataupun yang sudah diolah dan memerlukan kondisi khusus, menggunakan
peralatan yang memakai listrik, suhu udara di area tersebut diatur serta
memiliki masa kadaluwarsa yang relatig singkat.
Produk fresh antara lain meliputi
sayuran (Vegetable), buah(Fresh fruit), daging(Fresh Meet), susu, produk yang
berasal susu (dairy product), dan produk yang dibekukan(frozen). Semua produk
fresh tersebut harus benar – benar dijaga dengan benar karena memiliki masa
kadaluwarsa relatif singkat.
Berikut adalah uraian tentang
produk – produk fresh tersebut.
1. Vegetable(Sayuran)
Sayur mayur di antaranya meliputi
:
a. Sayuran daun
b. Sayuran buah dan bunga
c. Sayuran umbi dan akar
d. Sayuran beku
e. Jamur
2. Fresh Fruit (Buah)
Buah di antaranya meliputi :
a. Buah lokal
Buah lokal, yaitu buah buahan
dari dalam negeri seperti jeruk bali, salak jogja, durian dan sebagainya
b. Buah impor, yaitu buah –
buahan yang berasal dari luar negeri. Seperti kurma, apel, per, mangga thailand
dan sebagainya.
3. Fresh Meat (Daging)
Produk fresh ini memiliki masa
kadaluwarsa yang sangat singkat apabila tidak diolah atau dibekukan. Produk ini
meliputi :
a. Daging ayam,
b. Daging sapi,
c. Ikan,
d. Decatessen.
4. Dairy Product
Dairy product, yaitu produk susu
dan produk yang berasal dari pengolahan susu. Dairy terdiri dari atas :
a. Dairy lokal, misalnya susu mentah
termasuk susu cap kuda liar sumbawa.
b. Dairy internasional, misalnya
youghurt, butter, keju dan sebagainya.
5. Frozen
Frozen, yaitu barang barang yng
dibekukan, misalnya:
a. Daging yang masih segar atau
baru datang dari supplier
b. Sayuran yang masih segar
c. Chicken nugget
d. Ice cream, dam sebagainya.
c. Produk Fashion dan Sport
1. Produk fashion
Produk fashion adalah suatu
produk yang mempunyai ciri – ciri khusus yang tepat dan mewakili style yang
sedang tren dalam suatu kurun waktu tertentu. Fashion merupakan tanda dari
suatu periode waktu, seringkali fashion menggambarkan kebudayaan, perasaan,
pemikiran, dan haya hidup orang orang dalam satu kurun waktu tertentu. Sebuah
produk dikataka fashionable jika produk – produk tersebut memiliki
karakteristik sebagai berikut
a. Konsumen bersedia untuk
meluangkan waktu, uang , dan tenaganya untuk memperoleh produk ini.
b. Merupakan produk yang dapat
mempertinggi image retailer dan traffic konsumen
c. Merupakan produk berbeda
dengan produk sejenisnya (dalam hal style) yang dikeluarkan oleh kompetitor.
Sementara itu, seorang pemerhati
mode akan melihat produk uang fashionable berdasarkan hal – hal berikut.
a. Produk yang berorientasi pada
kehidupan masyarakat di sekitarnya
b. Produk yang dapat memberikan
kesenangan pada dirinya
c. Produk yang memungkinkan
pemakaiannya dapat diterima secara terbuka oleh lingkungan, menonjolkan diri,
dan mendapat rasa percaya diri yang tinggi
d. Produk yang memiliki nilai
estetika dan dapat dijadikan sebagai gambaran status sosial bagi pemakainya.
Secara umum produk fashion
terbagi atas pakaian wanita,pakaian pria, tolletris, kosmetik, tas, dan
aksesoris.
2. Produk Sport
Produk sport merupakan produk
yang menunjang kegiatan olahraga dan memiliki jenis jenis seperti produk
fashion di antaranya, baju olahraga, sepatu olahraga, topi olahraga, bahan dan
alat perlengkapan olahraga.
Di bawah ini yang termasuk dalam
produk olahraga
1. Seragam olahraga
Seragam olahraga ini ditentukan
berdasarkan jenis olahraganya seperti sepak bola, voli, basket dan sebagainya.
2. Sepatu olahraga
Sepatu olahraga memiliki ragam
jenis yang sesuai dengan fungsinya masing masing seperti sepatu bsepak bola,
sepatu lari (joging), sepatu voli, sepatu renang dan sebagainya.
3. Perlengkapan olahraga
Perlengkapan olahraga adalah
produk yang menunjang kegiatan olahraga yang berupa bahan peralatan olahraga
yang sesuai jenis olahraganya misalnya raket, bola, pemukul, net, gawang dan
sebagainya.
3. KRITERIA PENATAAN PRODUK
Kriteria penataan produk telah
ditentukan berdasarkan SOP (Standard Operating Procedure). Masing masing
penataan produk baik itu food, fresh, fashion, dan sport memilihi kriteria
standar operasional yang berbeda – beda. SOP Penataan adalah langkah langkah
yang harus ditempuh pada penataan untuk menarik perhatian konsumen untuk
keputusan untuk membeli.
a. SOP Penataan Produk Food
SOP penataan produk food di
swalayan dan di supermarket paling awal yang harus diperhatikan adalah
penggunaan ruangan. Penggunaan ruangan harus disesuaikan sebagai berikut.
1. Kategori Produk
Produk food terdiri dari berbagai
macam jenis. Dan tentunya produk food ini merupakan produk yang dikonsumsi oleh
konsumen dan harus dipisahkan dengan produk nonfood yang tidak boleh
terkontaminasi dengan produk food seperti cairan pembasmi serangga yang tidak
boleh berdekatan dengan mie instan.
Sehingga penataan produk food
akan di tata sesuai berdasarkan fungsi produk tersebut contoh produk minuman
akan di tata di area khusus minuman dan makanan akan di tata di area khusus
makanan.
2. Ukuran Kemasan
Dalam penataan harus
memperhatikan faktor keamanan apabila produk itu riskan atau mudah bocor. Untuk
produk tersebut, penataan tidak dibenarkan ditempatkan di bagian atas. Penataan
yang kategori kacil ditempatkan di bagian atas dan yang kategori besar ditempatkan
di bagian bawah.
b. SOP Penataan Produk Fresh
Standar Operating Producedure
(SOP) penataan produk fresh tidak jau berbeda dengann produk produk lainnya.
Perbedaan hanya dalam alat atau tempat pemajangan produk. Jika produk food
menggunakan rak, wagon maka produk fresh menggunakan showcase chiller, kulkas
atau pendingin (alat pemajangan untuk buah, sayur, daging dan dairy). Selain
itu area produk fresh biasanya dibuat suatu ruangan seperti dapur umum yang
letaknya jauh dari keramaian.
Kriteria Penataan produk fresh
telah di atur berdasarka SOP yang berlaku, seperti
1. Adanya ventilasi atau saluran
udara yang baik
2. Adanya etalase
3. Perlengkapan area fresh
lengkap seperti showcase, alat timbang, cool room, nampan, chiller, bins,
plastik wrapping
c. SOP Penataan Produk Fashion
dan Sport
SOP dalam penataan produk fashion
untuk visual merchandising langkah langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Penataan barang baru
2. Penataan barang tidak lengkap
3. Teknik pemajangan
Rangkuman Materi:
1. Penataan Produk adalah
kegiatan dari suatu perusahaan untuk memajangkan barang dagangan, baik dalam
ruangan maupun diluar ruangan untuk dapat mempengaruhi calon konsumen secara
langsung maupun tidak langsung terhadap barang yang akan dijual
2. Fungsi utama display adalah
memperlihatkan produk-produk yang dijual kepada konsumen. Display harus
memiliki daya tarik bagi konsumen agar menimbulkan keinginan untuk mengetahui
lebih banyak lagi tentang produk tersebut
3. Produk food, yaitu meliputi
semua makanan dan minuman , khusus makanan ringan (snack) yang banyak
dikonsumsi oleh anak anak.
4. Produk fresh adalah produk
berupa bahan makanan yang masih segar ataupun yang sudah diolah dan memerlukan
kondisi khusus, menggunakan peralatan yang memakai listrik, suhu udara di area
tersebut diatur serta memiliki masa kadaluwarsa yang relatig singkat
5. Produk fashion adalah suatu
produk yang mempunyai ciri – ciri khusus yang tepat dan mewakili style yang
sedang tren dalam suatu kurun waktu tertentu.
6. Produk sport merupakan produk
yang menunjang kegiatan olahraga dan memiliki jenis jenis seperti produk
fashion di antaranya, baju olahraga, sepatu olahraga, topi olahraga, bahan dan
alat perlengkapan olahraga.
7. SOP Penataan Produk Food
a. Kategoori produk
b. Ukuran kemasan
8. SOP Penataan Produk Fresh
a. Adanya ventilasi atau saluran
udara yang baik
b. Adanya etalase
c. Perlengkapan area fresh
lengkap seperti showcase, alat timbang, cool room, nampan, chiller, bins,
plastik wrapping
9. SOP Penataan Produk Fashion
dan Sport
a. Penataan barang baru
b. Penataan barang tidak lengkap
c. Teknik pemajangan
