VUCA adalah keniscayaan. Kitalah yang harus beradaptasi dengan kondisi kekinian dan kedisinian. VUCA harus dijawab dengan VUCA juga.
Sebagian dari Anda mungkin sudah
tahu tentang analogi “katak rebus”. Seekor katak yang dimasukkan ke dalam panci
yang berisi air panas, ia akan langsung melompat keluar dari panci. Sementara
apabila ia dimasukkan ke dalam panci yang berisi air dingin, ia akan menetap di
dalam panci. Meski kemudian air di dalam panci itu dipanaskan hingga mendidih,
sang katak tetap tidak melompat. Sang katak akhirnya mati terebus di dalam
panci.
Analogi “katak rebus” ini
ditujukan kepada mereka khususnya kita yang tidak menyadari adanya perubahan
yang begitu cepat di luar dirinya. Ia tetap nyaman dengan status quo, bangga
dengan pencapaian-pencapain masa lalu, ia enggan berubah. Ia merasa kuat,
besar, unik dan memiliki banyak kelebihan. Pada hakekatnya, ia sedang direbus,
tetapi ia tidak menyadari apa yang terjadi. Sebentar lagi, ia mati.
Dunia bergejolak dengan kecepatan
luar biasa, ditandai dengan adanya VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity,
Ambiguity).
VUCA yang kedua ini kependekan dari Vision, Understanding, Clarity, dan Agility. Pemimpin masa depan perlu memiliki keempat hal tersebut untuk menghadapi era VUCA.
Vision adalah sesuatu yang hendak kita wujudkan dimasa yang akan datang. Sesuatu yang layak diperjuangkan. Sesuatu yang menjadi legacy kita di semesta. Apa yang Anda lakukan untuk memastikan bahwa sebagian besar kegiatan Anda dalam rangka mewujudkan visi? Dukungan apa yang Anda butuhkan dari pihak lain demi terwujudnya visi tersebut?
Understanding, pemahaman akan perubahan dan hal-hal yang perlu disiapkan untuk menghadapinya perlu dipahami dengan baik dan benar. Gaya dan cara hidup generasi yang lahir di era VUCA atau berdekatan dengan era VUCA sungguh sangat berbeda. Saat ini, ada anak muda yang tiba-tiba bisa kaya raya, tiba-tiba popular. Cara belajar sudah berbeda. Model bisnis banyak yang berubah. Semua perlu dipahami agar kita tidak menjadi katak rebus.
Para pimpinan hotel mengira bahwa
pesaing utama mereka adalah hotel lainnya. Kini mereka terkejut karena
pesaingnya bukan lagi dari industri yang sama. Selain Airbnb, pesaing mereka
ternyata Go-food, para penghuni hotel tidak lagi memesan makanan di hotel
tetapi melalui Go-food yang jauh lebih murah. Anda perlu memahami, kira-kira
saat ini, siapa pesaing utama bisnis Anda dan bagaimana perilaku pelanggan dan
calon pelanggan Anda?
Clarity, kemampuan seseorang melihat masa depan dengan jelas dan yakin yang tidak dilihat oleh lainnya. Seorang pemimpin mempunyai kemampuan yang sangat jelas mengenai apa yang sedang dibuat untuk mewujudkan visinya namun sangat luwes dan flexible mengenai bagaimana cara membuatnya.
Agility, kelincahan menghadapi perubahan, menghadapi tuntutan konsumen, perkembangan baru yang tiba-tiba muncul wajib melekat ada pada pemimpin di era sekarang. Apabila Anda tidak lincah, maka Anda kalah. Apabila Anda sulit berubah maka Anda musnah. Siap menghadapi VUCA dengan VUCA? Sikap dan tindakan Andalah yang akan membuktikannya.
Simpulan
Pertama, harus dibangun sikap dan mindset yg adaptif dan inspiratif yang visioner, mampu menyongsong dan mengelola perubahan, tidak apriori, bersikap optimis, realistis, fleksibel, dan kolaboratif;
Kedua, gejolak situasi harus dihadapi dengan perubahan mindset dan gerak cepat di tengah perubahan;
Ketiga, ketidakpastian harus dihadapi dengan fleksibelitas sikap dan tindakan kolaboratif, tidak ego sektoral;
Keempat, kompleksitas permasalahan dihadapi selain fleksibelitas dan kolabaratif, juga meningkatkan kemampuan complex problem solving;
Kelima, ketidakjelasan dihadapi
tindakan inovasi dan sikap kritis terhadap kondisi yang ada.
