Dalam kondisi tertentu perusahaan harus dalam menjaga suatu produk
agar produk tersebut dapat berada sedekat mungkin dengan konsumen.
Hal ini bertujuan untuk
memperlancar terjadinya suatu transaksi jual beli. Suatu tindakan yang dapat
dilakukan oleh suatu perusahaan adalah mempersiapkan suatu gudang.
Gudang adalah tempat untuk menyimpan barang sementara sebelum barang tersebut dijual kepada konsumen.
Fungsi Gudang
· Tempat penyimpanan barang
Produsen dapat menjadikan gudang
sebagai penyimpanan bahan baku, setengah jadi, barang jadi yang siap dijual
kepada konsumen.
· Untuk mendekatkan barang dengan konsumen
akhir
Gudang merupakan tempat
penyimpanan stok barang sehingga apabila
barang yang ada dipasar sudah dijual, petugas penjualan tdak perlu ketempat
produksi, tetapi cukup tapi cukup mengambil barang digudang dan dapat
mempercepat pelayanan terhadap konsumen.
· Untuk menstabilkan harga
Tersedianya barang dagangan
dengan jumalh berlebihan yang tidak sesuai dengan perminatan pasar dapat
menyebabkan turunnya harga.
Gudang berdasarkan kepemilikannya
Berdasarkan kepemilikannya gudang
terdiri dari 2 macam yaitu sebagai berikut :
a. Gudang milik sendiri
Gudang yang terletak yang
terpisah dari tokonya.
b. Gudang milik pihak lain.
Gudang ini dapat
digunakan dengan cara menyewa.
Gudang berdasarkan lokasinya
berdasarkan lokasinya gudang
dapat digunakan menjadi 3 macam, yaitu sebagai berikut :
a. Gudang pabrik
Gudang yang lokasinya berada dikawasan pabrik
b. Gudang toko
Gudang yang lokasinya menyatu
degan toko. Meskipun gudang ini menyatu dengan toko tetapi penyimpanan barang
ditoko hanya untuk persediaan barang yang diperkiraan cukup untuk mlayani
kebutuhan konsumen yang datang ke toko tersebut. Penyimpanan barang digudang
toko ini tidak sebanyak yang jika menyiman barang digudang pabrik
Gudang berdasarkan jenis barang yang
disimpan
Berdasarkan jenis barang yang
disimpan, gudang dapat digunakan sehingga menjadi 4 macam, yaitu sebagai
berikut :
1. Gudang bahan baku
2. Gudang perlengkapan
3. Gudang kain
4. Gudang mesiu

