Seperti Pak Guru jelaskan diawal, bahwa atribut produk adalah komponen yang melekat pada produk itu sendiri. Take for granted, tidak bisa dirubah-rubah lagi, dan memang seperti itulah adanya. Perang bagian display produk tidak lain kecuali menjadikan produk itu nampak seolah-olah memiliki atribut yang maksimal. Tidak lain kecuali memaksimalkan atribut yang sudah ada.
Pada Aspek Kualitas
Bagian display bisa menempatkan produk itu pada rak rak yang seharusnya. Barang mahal letakan dibagian yang utama. sehingga terkesan bahwa barang itu istimewa. Berkelas. Branded. Original.
Bagian display selalu dan selalu harus melakukan pengecekan produk-produk terutama makanan. Yang sudah berjamur jangan di display, apalagi yang sudah dimakan ulat. Produk semacam coklat sil*** Queen yang bungusnya tipis meski ada alumunium voil itu sering rentan bocor dan menjadi kesukaan belatung. Karena sering dipegang tangan hingga bakterimnya masuk. Juga dengan produk minuman instan dengan kotak kertas. Kebocoran sering terjadi. Kalau bocor bisa merusak produk-produk disekitarnya hingga kualitasnya jelek.
Pada aspek Fitur produk
Bagian display bisa membuat informasi yang edukatif sehingga tidak harus selalu didekat produk dan memberikan jawaban atas pertanyaan konsumen yang ingin tahu fitur produk itu. Semisal, produknya adalah sepatu. Material sepatu ada yang kulit dan ada yang kalep atau karet, atau ban. Yang kulit bisa diletakkan dibagian tersendiri, tidak dicampur, sehingga kalau ada konsumen yang menanyakan bisa langsung diarahkan tempat penataan sepatu kulit tsb.
Pada Bagian Design Produk
Bagian display bisa memanfaatkan dan mendayagunakan semua perangkat display untuk show up produk agar semakin terlihat jelas design dan style nya. Semisal produknya fashion, bagian display bisa menggunakan manequeen untuk memajang baju. dll
dll
