PENATAAN PRODUK | KELAS XI BDP 2 | PERTEMUAN 10 | ATRIBUT PRODUK

 TANGGAL KAMIS 26 AGUSTUS 2021 JAM 3-4 PK.  8.05 S.D. 8.55


Materi 

https://daringsekolah.blogspot.com/2021/08/store-atmosphere.html

https://daringsekolah.blogspot.com/2021/08/penguatan-atribut-produk-melalui-bahasa.html


Sebagaimana dalam KBM terdahulu, bahwa display produk yg tepat merupakan satu cara untuk meningkatkan daya tarik atribut produk. Dengan display produk maka seolah-olah produk berkomunikasi dengan konsumen, bahwa produk berkualitas, produk stylis, produk berfitur mewah, itulah the power of display. Ibarat dalam sebuah masakan display produk adalah penguat rasanya. Display mampu membuat produk biasa-biasa saja bisa nampak luar biasa. Display produk adalah seni, maka semestinya tidak ada benar atau salah, yang ada adalah baik atau tidak baik, karena alat ukur seni ada pada taste, citarasa, selera. 



Tugas 

Karena display adalah seni, sering terjadi pertentangan bahkan dengan rekan satu team terhadap satu model display ideal. Bagaimana soft skill kalian ketika berada dalam situasi dimana perbedaan pendapat yang mengarah konfik itu bisa teratasi ?

Jawaban ditulis di komentar. Presensi berdasar komen dan jejak digital yang ditinggalkan.






 

Komentar

Zahra Rischa mengatakan…
Nama: Zahra Rischa Putri
Kelas: XI BDP 2

1. Pahami Pendapat Orang Lain
Tips pertama yang harus kita lakukan adalah memahami maksud dari pendapat orang lain. Caranya dengan mendengarkan terlebih dahulu pendapat teman kita kemudian pahami benar-benar maksud dan tujuan dari pendapatnya tersebut, jangan langsung menyanggah secara kasar dan marah ketika pendapatnya tersebut tidak sesuai dengan pendapat kita. Ingat yang pertama dengarkan, resapi, dan pahami pendapat orang lain.

2. Berikan Tanggapan dan Kolaborasikan Pendapat.
Ketika kita sudah mendengarkan pendapat dari teman kita, kemudian giliran kita untuk mengeluarkan pendapat. Berikan pendapat dengan sikap yang baik tidak emosian dalam arti dengan wajah yang marah berusalah untuk bersikap santai sehingga suasana lebih tenang. Jika pendapat kita dan teman kita ternyata memiliki perbedaan yang signifikan, maka perlu adanya kolaborasi sehingga agar pendapat keduanya sama-sama melengkapi.

3. Kompromikan Pendapat Secara Bersama.
Setelah pendapat telah dikolaborasikan, maka langkah selanjutnya adalah dikompromikan secara bersama-sama tidak hanya kedua belah pihak melainkan pihak lain juga yang menjadi teman kelompok sehingga kedua perbedaan tersebut dapat diterima secara bersama-sama.

4. Terima Pendapat dan Jalakan dengan Sepenuh Hati.
Setelah kedua pendapat tersebut telah dikolaborasikan dan dikompromikan hal selanjutnya dilakukan adalah menerima pendapat dan menjalankannya dengan sepenuh hati bukan menghindar. Menghindar dari pendapat bukanlah hal yang tepat hargai pendapat bersama sehingga dapat membendung konflik.
Zeniocta mengatakan…
Nama : Zeni Octaviyani
Kelas : XI-BDP 2
No. : 36

Cara mengatasinya yaitu dengan berkomunikasi oleh team tentang masalah yang dihadapi untuk mengambil keputusan/melakukan voting dalam mengambil keputusan, melakukan kerja sama dengan team dengan solid(menerima satu dengan yang lainya/tidak saling merendahkan),menerima pendapat orang lain dan menjalankan keputusan yang diterima dengan sepenuh hati, berdiskusi dan mencapai solusi,Problem solving, Networking, melatih diri (Leadership), bersikap Positif dan percaya diri, Kecerdasan emosional(Mengidentifikasi dan mengontrol emosi sehingga lebih objektif dalam menyelesaikan permasalahan),
Rizky agung pratama mengatakan…
Nama :Rizky Agung Pratama
Kelas. : Xl BDP 2
No. :25

Soft skill yang dapat kita lakukan apabila terjadi pertentangan dalam kegiatan mendisplay sebuah produk dan kita dapat mengatasinya dengan , kemampuan memecahkan masalah yang rumit, kemampuan berpikir kritis dan analitis, dan kecerdasan emosional.
kecerdasan emosional yaitu Dalam dunia kerja pintar saja tidak cukup melainkan dibutuhkan adab-adab bagaimana berhubungan dengan orang lain. Jika di Jawa ada yang namanya sopan santun yang wajib diimplementasikan ketika bersosialisasi dengan orang lain.
Wista mengatakan…
WISTA MADANI/ XI-BDP-2/ 29
Pertama harus bisa membaca situasi yang tepat untuk berpendapat, dan tau kapan harus berbicara lebih sopan atau lebih santai, Setelah itu pecahkan masalah dengan mengajak satu team untuk mengeluarkan pendapat masing-masing dan berdiskusi tentang model pendisplayan tersebut, lalu kita bisa mengambil keputusan yang tepat dengan menggabungkan pendapat dari anggota team kita.
Aldeliahildaningtyas mengatakan…
Nama: Aldelia Hilda Ningtyas
Kelas: XI bdp 2
No.04

Cara mengatasinya adalah Mencoba memahami pendapat yang lain dulu,Utamakan untuk tidak egois,Mencari penengah dan solusi terbaik bersama-sama, Tidak menghakimi dan hati-hati dalam bicara,Gak melibatkan orang luar yang tidak bersangkutan,menerima pendapat orang lain dan menjalankan keputusan yang diterima dengan sepenuh hati.
Tedjo Agus Irawan mengatakan…
Nama : Tedjo Agus Irawan
Kelas : XI BDP 2
No.Absen : 28

Agar dapat mengatasi konflik tersebut dengan adanya :
1. Kemampuan Berkomunikasi
Seperti yang telah disebut di atas, kemampuan berkomunikasi adalah soft skill nomor satu yang harus dimiliki oleh setiap karyawan. Kuncinya adalah bagaimana bisa meletakkan diri di berbagai situasi, di mana kita tahu kapan harus berbicara lebih sopan atau lebih santai, bisa membaca situasi yang tepat untuk berpendapat, dan kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik.

Berbagai contoh soft skill dengan dasar komunikasi meliputi:

• Kemampuan bernegosiasi
• Kemampuan persuasi
• Kelancaran presentasi
• Berbicara di depan umum
• Membaca body language lawan bicara
• Kemampuan menggunakan komunikasi non-verbal (seperti intonasi nada, gestur tangan, ekspresi wajah, dsb.)

2. Berpikir Kritis
Yang ke 2 adalah kemampuan berpikir kritis. Apapun bidang pekerjaan yang kamu jalani, kamu diwajibkan untuk mampu menganalisis situasi dan mengambil keputusan dengan tepat.

Deretan soft skill yang terkait dengan pola pikir kritis ini meliputi:

• Kreativitas
• Fleksibilitas
• Tingginya rasa ingin tahu
• Tingginya selera artistik
• Kemauan belajar hal baru
• Pola pikir logis
• Kemampuan memecahkan masalah


3. Kepemimpinan
Kepemimpinan merupakan soft skill yang akan membawa kamu menjadi pemimpin di masa depan. Aspek ini menitikberatkan pada kemampuan pengambilan keputusan di masa pelik, dan bagaimana menangani orang banyak di situasi tertentu.

Soft skill yang termasuk dalam kategori kepemimpinan meliputi:

• Kemampuan manajemen konflik
• Pengambilan keputusan
• Kemampuan mentoring
• Kemampuan supervisi
Julia Anisa Putri mengatakan…
Julia Anisa Putri
XIBDP2/16

Cara mengatasi permasalah konflik
-Kesadaran dari kedua belah pihak bahwa konflik harus diselesaikan. Bila hanya satu pihak saja yang ingin menyelesaikan konflik, biasanya komunikasi hanya menjadi searah dan tidak efektif. Komunikasikan masalah yang ada sehingga konflik dapat segera diselesaikan.
-Pastikan kedua belah pihak fokus pada masalah, bukan menyerang secara personal. Ketika membicarakan konflik, jangan mengangkat masalah pribadi yang tak ada hubungannya. Hal ini bisa memperlambat penyelesaian konflik karena lawan bicara kita dapat terpancing emosi.
-Semua pihak harus menerima solusi yang disepakati bersama. Ketika konflik sudah dibicarakan, jangan lari dari solusi yang sudah disetujui. Jika ada salah satu pihak saja yang tidak mengikuti kesepakatan itu, maka konflik baru akan muncul kembali.
-Berkomunikasi seperti semula tanpa adanya perubahan setelah konflik terjadi. Jangan menyimpan dendam pada orang lain ketika konflik sudah usai. Jadikan konflik sebagai cara untuk mengenal orang lain dengan lebih baik dan mempererat hubungan di kemudian hari.
syara mengatakan…
Syara latmunafi
XIBDP2/27

Kesabaran dan kontrol diri akan membuat kita bisa menahan amarah dan tidak mengatakan sesuatu yang tidak pantas. Usahakan untuk jangan baperan, atau mudah tersinggung ketika sedang kesal. Lakukan komunikasi yang baik juga agar tidak menimbulkan konflik.
Unknown mengatakan…
Nama:Meila Rahma
Kelas:XI BDP 2/17
Mengatasi nya dengan cara mencari resolusi bukan hanya sekedar solusi.Cari resolusi yang tepat antara kedua belah pihak agar tidak ada lagi kesalahpahaman lagi dengan keputusan tsb salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan bermusyawarah baik baik
Selain itu kita juga harus tau kapan kita berbicara,jangan selalu memotong pembicaraan orang lain
Yesinta cindy aulia mengatakan…
Nama : Yesinta Cindy Aulia
Kelas : XI BDP 2
Absen : 32

Cara mengatasinya dengan mendengarkan pendapat orang lain. Kemudian menggabungkan beberapa ide yang berbeda untuk melakukan display. Mendiskusikan dengan team bagaimana mendisplay produk agar sesuai dengan karakteristik produk dan situasi toko. Display tetap harus sesuai dengan standar toko dan mengandung nilai seni dan estetika. Dengan begitu dapat menghindari konflik dalam menentukan dan menyusun model display produk.
Santi Asih Febriyanti mengatakan…
Nama: Santi Asih Febriyanti
No Absen: 26
Kelas: XI BDP 2

Cara mengatasinya yaitu dengan cara Berusaha & Semangat Untuk Berkembang
Hal ini paling penting ditanamkan dalam diri agar setiap pekerjaan yang dilakukan mendapatkan hasil yang maksimal. Jika jiwa semangat dan niat sudah melekat dalam diri sesuatu yang sulit akan mudah terlalui. Jangan lupa selalu berusaha dan tidak pantang menyerah karena dibalik perjuangan keras akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Alysia maharani mengatakan…
Nama:Alysia Maharani Puteri
Kelas/No:XI BDP2/06

1. Mencoba memahami pendapat yang lain dulu jika terjadi perbedaan pendapat saat sedang berdiskusi maka cobalah untuk memahami pendapat yang lain terlebih dahulu coba memahami dari berbagai sudut pandang agar tidak ada yang terpojok kan sebab-sebab berbedanya pendapat pasti ada alasannya
2. Utamakan untuk tidak egois
harus selalu mengutamakan sikap untuk tidak egois kalau sedang berdiskusi jangan sekali-kali mementingkan diri sendiri dan merasa paling benar, atau menggiring opini agar yang lain sependapat dengan mu.
3. Mencari penengah dan solusi terbaik bersama-sama
Carilah penengah atau jalan tengah dari perbedaan yang ada dan solusi terbaik secara bersama-sama. Libatkan semua orang yang bersangkutan dalam memilih keputusan terbaik dan usahakan untuk selalu objektif dalam menilai dan tidak memihak
4. Berhati-hati dalam berbicara
kalau ada pendapat yang berbeda dalam suatu diskusi maka jangan langsung menghakimi dan harus berhati-hati dalam bicara,jangan pilih kata-kata yang sensitif atau berpotensi menyinggung perasaan orang
5. Tidak melibatkan orang luar yang tidak bersangkutan
karena orang luar tentu tidak paham dengan situasinya dan bisa-bisa keterlibatannya malah membuat keadaan menjadi panas dan diskusi bisa berakhir buruk
Unknown mengatakan…
Nama :Dita Dwi Pratiwi
Kelas:XI BDP 2
Absen:10

•Harus bisa membaca situasi yang tepat untuk berpendapat, dan tau kapan harus berbicara lebih sopan atau lebih santai,pecahkan masalah dengan mengajak satu team untuk mengeluarkan pendapat masing-masing dan berdiskusi tentang model pendisplayan tersebut, lalu bisa mengambil keputusan yang tepat dengan menggabungkan pendapat dari anggota team kita.Terutama adanya kesadaran dari kedua belah pihak agar konflik tersebut dapat segera terselesaikan.

•Dan yang paling perlu dilakukan adalah ketahui apa yang penting bagi orang lain .Hal ini perlu menjadi perhatian juga bagi kita ketika berhubungan dengan orang lain, termasuk dalam rekan satu team
Ketahui secara jelas dan pahami hal-hal yang dianggap penting bagi rekan satu team dalam masalah pendisplyan tersebut .
divasafitri mengatakan…
Diva Safitri
XI-BDP-2
11

cara mengatasi :
Dengarkan Pendapat Lawan Bicara
Mendengarkan nampak seperti perbuatan yang sepele, tetapi nyatanya sulit juga dilakukan oleh sebagian orang.
Penting bagi Anda untuk belajar mendengarkan penjelasan orang lain.Jangan langsung memotong saat masih berbicara.
Mencari penengah dan solusi terbaik bersama-sama Libatkan semua orang yang bersangkutan dalam memilih keputusan terbaik, dan usahakan untuk selalu objektif dalam menilai dan tidak memihak.Utamakan untuk tidak egois harus selalu mengutamakan sikap untuk tidak egois kalau sedang diskusi. Jangan sekali-kali mementingkan diri sendiri dan merasa paling benar, atau menggiring opini agar yang lain sependapat denganmu. Karena dalam diskusi harusnya semua orang bebas untuk mengeluarkan pendapatnya sendiri.
xoxo mengatakan…
WISTI MADANI(30)XIBDP2

Saat kita sedang berdiskusi untuk menentukan model display yang terbaik memang kadang terjadi perbedaan pendapat yang akan menimbulkan konflik dan ketidaksesuaian. Untuk itu kita harus mencari ide yang terbaik dengan
1. Menyampaikan pendapat dengan cara yang sopan
Saat ingin mengungkapkan pendapat, sebaiknya dengan kata-kata yang sopan dan santun. Tidak dengan kata-kata yang kasar yang disertai dengan makian sehingga akan menyakiti orang lain.
2. Ketahui kapasitas pengetahuan kita
Sebelum menyampaikan pendapat, pastikan kita tahu kapasitas dan pemahaman yang cukup tentang menentukan model display yang ideal. Hal ini untuk menghindari terjadinya perdebatan yang tidak sesuai dengan topik dan menimbulkan konflik.
3. Memiliki dasar argumen yang kuat dan jelas
Sebaiknya kita memiliki dasar argumen yang kuat dan jelas ketika menyampaikan pendapat. Lebih baik lagi jika kita pun memiliki beberapa data dan fakta yang menunjang pendapat untuk disampaikan.
4. Tidak memotong pembicaraan lawan bicara
Jangan memotong pembicaraan lawan bicara kita ketika akan menyampaikan pendapat. Biarkan lawan bicara menyampaikan pendapatnya hingga selesai dan jelas, lalu tanggapi pendapatnya setelah dipersilakan untuk bicara.
Agar tercipta sebuah ide yang baik
Nandanisaa mengatakan…
Nama : Nanda Khoiru Nisa
No. Absen : 19
Kelas : XI BDP 2

Mungkin dengan cara kemampuan berkomunikasi. Karena kemampuan berkomunikasi adalah soft skill yang harus dimiliki oleh setiap karyawan. Kuncinya adalah bagaimana bisa meletakkan diri di berbagai situasi, di mana kita tahu kapan harus berbicara lebih sopan atau lebih santai, bisa membaca situasi yang tepat untuk berpendapat, dan kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik. Dan juga kita harus bisa membangun kerjasama dan kolaborasi terhadap tim. Karena menjadi seseorang yang bisa diajak bekerja sama di dalam tim sangat penting untuk kariermu. Banyak orang yang mampu bekerja sangat baik jika bekerja sendiri, tapi kesulitan ketika harus bekerja sama. Hal seperti ini akan menyusahkan diri sendiri dan juga menghambat kerja tim. Maka dari itu, kita harus bisa mengasah skill kerjasama dan kolaborasi dengan baik.
Muhamad Rizal Arifai mengatakan…
Nama : Muhamad Rizal Arifai
No.Absen/Kelas : 18/XI BDP 2
1. Berpikir dulu sebelum berbicara
Hal ini cukup membantu Anda dalam mengatasi perbedaan pendapat. Bersikap reaktif terhadap semua perbuatan dan perkataan orang, menjadi kesalahan awal Anda dalam menemukan pemecahan masalah. Sebab, pada saat itu emosi Anda ikut bermain.
Megklarifikasi Pernyataan
Penting bagi Anda untuk mengulangi dan memperjelas pendapat Anda.
Bisa dimulai dengan menjelaskan lebih detail lagi peristiwa yang Anda lihat.
Ini semacam klarifikasi antara yang Anda saksikan dengan yang dipikirkan.
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi perbedaan persepsi dan menghindari misunderstanding dengan lawan bicara.

NOVIA LESSTARI mengatakan…
Novia Lestari XI BDP 2 (23)
1.Lebih baik kita dengar kan dan dipahami terlebih dahulu pendapat orang lain. Konflik dapat terjadi saat salah satu pihak tidak memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berbicara. Akhirnya, muncul kesalahpahaman, perasaan tidak dihargai, serta emosi negatif yang memantik perselisihan.
2. Menyampaikan pendapat sendiri tanpa menyinggung pendapat orang lain.
3.carilah jalan tengah dari perbedaan yang ada dan solusi terbaik bersama-sama. Libatkan semua orang yang bersangkutan dalam memilih keputusan terbaik, dan usahakan untuk selalu objektif dalam menilai dan tidak memihak.
novenalina mengatakan…
NOVENA LINA WULAN
22/ XI BDP 2

Jika terjadi perbedaan pendapat saat sedang berdiskusi maka cobalah untuk memahami pendapat yang lain terlebih dahulu. Coba memahami dari berbagai sudut pandang agar tidak ada yang terpojokkan. Lalu carilah penengah atau jalan tengah dari perbedaan yang ada dan solusi terbaik bersama-sama. Libatkan semua orang yang bersangkutan dalam memilih keputusan terbaik, dan usahakan untuk selalu objektif dalam menilai dan tidak memihak.
Rahmalia mengatakan…
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan…
Nama : Ekhmawati Agus Setiyaningsih
Kelas : XI BDP 2
No.Absen : 12

*Tidak memotong pembicaraan lawan bicara
Jangan memotong pembicaraan lawan bicara kita ketika akan menyampaikan pendapat. Biarkan lawan bicara menyampaikan pendapatnya hingga selesai dan jelas, lalu tanggapi pendapatnya setelah dipersilakan untuk bicara.
Agar tercipta sebuah ide yang baik
*Tidak melibatkan orang luar yang tidak bersangkutan
karena orang luar tentu tidak paham dengan situasinya dan bisa-bisa keterlibatannya malah membuat keadaan menjadi panas dan diskusi bisa berakhir buruk
*Berkomunikasi seperti semula tanpa adanya perubahan setelah konflik terjadi. Jangan menyimpan dendam pada orang lain ketika konflik sudah usai. Jadikan konflik sebagai cara untuk mengenal orang lain dengan lebih baik dan mempererat hubungan di kemudian hari.
Rahmalia mengatakan…
Nama : Novita Rahmalia Ningrum
Kelas : XI BDP 2
No.absen : 24

-Pikiran Serta Perkataan yang Positif
Pikiran serta perkataan internal yang positif sendiri tentu sangat penting di dunia kerja. Hal tersebut dikarenakan dunia kerja tentu sangat membutuhkan orang-orang atau karyawan yang mempunyai pikiran serta perkataan internal yang positif untuk kemajuan atau keberhasilan dari perusahaan.
-Kemampuan Mendengar yang Baik
Karena dengan menjadi seorang pendengar yang baik, maka berbagai macam instruksi dari atasan pun bisa dilakukan dengan baik pula. Sehingga kemajuan atau keberhasilan perusahaan pun bisa diraih dengan cepat.
-Mempunyai Kemampuan dalam Memimpin
Karena kemampuan dalam memimpin sendiri sangat diperlukan bagi perusahaan. Jika setiap karyawan mempunyai kemampuan dalam memimpin, maka mereka pun akan memimpin sendiri dalam pekerjaan mereka masing-masing sehingga pekerjaan pun akan optimal.
-Mudah Berkomunikasi
dalam sebuah perusahaan atau bisnis yang sedang dijalankan.kemampuan yang satu ini perusahaan atau bisnis bisa mendapatkan relasi yang banyak dan besar. Dengan begitu perusahaan atau bisnis yang sedang dijalankan pun akan cepat berkembang.
Faiza Fatih Izzana mengatakan…
Nama:Faiza Fatih Izzana
Kelas:XIBDP2
No Absen:13

Untuk menangani hal tersebut dibutuhkan komunikasi yang baik agar tidak menambab masalah.Lakukan dengan tenang dan berusaha meyakinkan kedua belah pihak untuk mengerti apa yang harus mereka lakukan.Karena masih ada hal yang lebih penting selain persaingan tersebut.
Terkadang ada yang tidak nurut dengan apa yang kita bicarakan untuk menangani itu buat mereka jera atau pisahkan tugas mereka.Atau bahkan dengan memunculkan kekompakan mereka,harus digabung saat bekerja.
Artikel Jurnal mengatakan…
Nama: Dhida candra cahyandari
Kelas: XI BDP/9

untuk mengatasinya mungkin bisa melihat situasi yg tepat untuk berpendapat dan tau kpn harus berbicara dengan sopan dan lebih santai, utamakan tidak untuk egois mencari solusi yg baik bersama sama.
Ahmadnajibb mengatakan…

Nama : Ahmad Najib
Kelas : XI BDP 2
NO : 02

Cara mengatasi perbedaan pendapat:
•Berpikir dulu sebelum berbicara. Bersikap reaktif terhadap semua perbuatan dan perkataan orang, menjadi kesalahan awal Anda dalam menemukan pemecahan masalah.

•Gunakan Nada dan Volume Suara Rendah
Nada dan volume suara saat menyampaikan pendapat mempengaruhi reaksi lawan bicara.

•Dengarkan Pendapat Lawan Bicara
Mendengarkan nampak seperti perbuatan yang sepele, tetapi nyatanya sulit juga dilakukan oleh sebagian orang.
Yuliya Rahma mengatakan…
Nama : Yuliya Rahmawati
Kelas/ No. Absen : XI BDP 2/ 34

Caranya kita harus memiliki komunikasi yang baik juga dapat mengetahui dan menganalisis situasi agar dapat berpendapat dengan tepat. Kuncinya adalah bagaimana bisa meletakkan diri di berbagai situasi, di mana kita tahu kapan harus berbicara lebih sopan atau lebih santai, bisa membaca situasi yang tepat untuk berpendapat, dan kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik. Untuk memecahkan masalah yang ada
Anas Dwi Cahyo mengatakan…
Nama : Anas Dwi Cahyo
Kelas/No : XI BDP 2/07

•Dinginkan Kembali Suasana

Emosi yang ikut bermain saat diskusi, biasanya akan membuat suasana menjadi ‘memanas’.
Jika hal ini Anda temui dalam suatu forum, baiknya Anda kembali bersabar dan menunggu suasana menjadi dingin kembali.Baru setelah itu, Anda bisa lanjutkan mencari solusi perbedaan pendapat lebih jauh.

•Dengarkan Pendapat Lawan Bicara

Mendengarkan nampak seperti perbuatan yang sepele, tetapi nyatanya sulit juga dilakukan oleh sebagian orang.
Penting bagi Anda untuk belajar mendengarkan penjelasan orang lain.
Jangan langsung memotong saat masih berbicara.

•Peduli dengan Lawan Bicara

Lawan bicara yang berbeda pandangan merupakan entitas yang terpisah, bukan duplikat dari kepribadian Anda.
Jadi, jangan coba-coba untuk mengevaluasi, menghakimi, atau memaksakan pandangan Anda kepada lawan bicara.
Alfino Putra mengatakan…
Alfino Galta Pamungkas Putra
05 / XI BDP 2

Memberi kesempatan mereka untuk melakukan idenya masing masing pada periode tertentu dan membuat kesepakatan dan tidak menggunakan emosi yang membuat keadaan semakin kacau.
Cahya mengatakan…
Nama : Cahya Fauziah Rahmawati
Kelas : XI BDP2
Absen : 08
Cara mengatasinya yaitu dengan menghargai Apa pendapat mereka jangan egois karena mereka mempunyai hak untuk berpendapat, kemudian carilah jalan tengah dari perbedaan yang ada dan solusi terbaik sama-sama. Libatkan semua orang yang bersangkutan dalam memilih keputusan terbaik dan usahakan untuk selalu objektif dalam menilai dan tidak memihak kepada siapapun lakukan musyawarah dengan baik dan tenang tanpa adanya amarah.
Adenta Echa mengatakan…
Nama : Adenta Echa Shevrillian
Kelas : XI BDP 2
Absen : 01

1. Utamakan untuk tidak egois
harus selalu mengutamakan sikap untuk tidak egois kalau sedang berdiskusi jangan sekali-kali mementingkan diri sendiri dan merasa paling benar, atau menggiring opini agar yang lain sependapat dengan mu.
2. Mencari penengah dan solusi terbaik bersama-sama
Carilah penengah atau jalan tengah dari perbedaan yang ada dan solusi terbaik secara bersama-sama. Libatkan semua orang yang bersangkutan dalam memilih keputusan terbaik dan usahakan untuk selalu objektif dalam menilai dan tidak memihak
. Berhati-hati dalam berbicara
kalau ada pendapat yang berbeda dalam suatu diskusi maka jangan langsung menghakimi dan harus berhati-hati dalam bicara,jangan pilih kata-kata yang sensitif atau berpotensi menyinggung perasaan orang
3. Tidak memotong pembicaraan lawan bicara
Jangan memotong pembicaraan lawan bicara kita ketika akan menyampaikan pendapat. Biarkan lawan bicara menyampaikan pendapatnya hingga selesai dan jelas, lalu tanggapi pendapatnya setelah dipersilakan untuk bicara.
Agar tercipta sebuah ide yang baik
Sitasukma mengatakan…
Nama: Noorsita Samsi Sukma
No.Absen:21
Kelas:XI BDP 2
-Berpikir Kritis

Deretan soft skill yang terkait dengan pola pikir kritis ini meliputi:

Kreativitas

Fleksibilitas

Tingginya rasa ingin tahu

Tingginya selera artistik

Kemauan belajar hal baru

Pola pikir logis

Kemampuan memecahkan masalah

Dan lain sebagainya

-Kepemimpinan
Kepemimpinan merupakan soft skill yang akan membawa kamu menjadi pemimpin di masa depan. Aspek ini menitikberatkan pada kemampuan pengambilan keputusan di masa pelik, dan bagaimana menangani orang banyak di situasi tertentu.

Soft skill yang termasuk dalam kategori kepemimpinan meliputi:

Kemampuan manajemen konflik

Pengambilan keputusan

Kemampuan mentoring

Kemampuan supervisi

Heni Liana mengatakan…
nama : Heni Liana
kelas : XI BDP 2
NO : 15

-Berkomunikasi seperti semula tanpa adanya perubahan setelah konflik terjadi. Jangan menyimpan dendam pada orang lain ketika konflik sudah usai. Jadikan konflik sebagai cara untuk mengenal orang lain dengan lebih baik dan mempererat hubungan di kemudian hari.
-Gunakan Nada dan Volume Suara Rendah
Nada dan volume suara saat menyampaikan pendapat mempengaruhi reaksi lawan bicara.
Yogi Ardianto mengatakan…
Nama : Yogi Ardianto
Kelas : XI BDP 2
Absen : 33
melatih skill berkolaborasi bersama rekan kerja
kegiatan ini bisa berjalan lancar kalau karyawan mau terbuka, menerima, dan menghargai pendapat orang lain. Mereka juga harus berani mengemukakan pendapatnya agar proses kolaborasi dengan sesama karyawan bisa berjalan dengan baik dan tidak terjadi konflik.
AhsanPrajoko mengatakan…
Nama : Ahsan prajoko
Kelas : XI BDP 2
No : 03

Tidak menghakimi dan hati-hati dalam bicara 

Kalau ada pendapat yang berbeda dalam suatu diskusi maka jangan langsung menghakimi dan harus hati-hati dalam bicara. Jangan pilih kata-kata yang sensitif atau berpotensi menyinggung perasaan orang. Hal ini dilakukan agar perbedaan pendapat itu gak menyulut emosi atau pertengkaran.
Kata kata puitis mengatakan…
Nama:Naya Sabila Khoirunnisa
Kelas:XI BDP 2
No:20
1.Buanglah sifat egoismu
Memiliki sifat ‘selalu benar’ hanya akan menambah bahan bakar dalam suatu konflik. Dengan cepat, sifat tersebut bisa meningkatkan masalah dan memperburuk situasi. Dengarkan temanmu terlebih dahulu, cobalah untuk bersikap sabar, setelah itu, kamu bisa melawan argumennya dengan sebuah fakta.
2.Cari resolusi, bukan sekadar solusi.
Mungkin, sebagian besar mengira solusi adalah salah satunya cara untuk meredakan konflik, namun, itu hanyalah hal yang berjangka pendek. Diibaratkan dengan baju, kamu hanya menyetrika agar kerutannya hilang, lalu apakah selamanya kerutan itu akan hilang?
Jadi, coba cari resolusi yang tepat antara kedua belah pihak agar enggak ada kesalahpahaman lagi dengan keputusan itu. Sebaiknya diselesaikan dengan bermusyarah, ya.